Oct
19
Pengorbanan Berbagi
Sore itu kulihat
si Devon mondar-mandir didepanku yang lagi membaca,
dari gelagatnya seperti ada yang mau disampaikan tapi masih ragu. Kubiarkan dia
dengan kegelisahannya. Dengan berlagak sedikit cuek kuperhatikan
gerak-geriknya. Tak lama kemudian dia duduk disebelahku. Dalam hatiku berkata
pasti ini ada maunya, dengan masih berlagak cuek kulanjutkan membacaku.
“Papa, boleh
mengganggu sebentar” pintanya lirih
“Pa.., Papa punya
uang tidak?” tambahnya sambil memohon.
“Uang untuk apa ?”
jawabku masih dengan berlagak cuek
“Ini loh Pa, kan bentar lagi ada lebaran kurban, Devon patungan sama teman-teman untuk beli kambing, tapi uang
Devon masih kurang, please bantu Devon ya Pa, lima puluh ribu rupiah aja”.
“Emangnya
Berapa'an patungannya?” Tanyaku
“Seratus ribu Pa”
“Kapan Devon mau belinya?”
“Insya Allah
tanggal 23 oktober Pa, kebetulan didekat sekolah ada yang jual kambing”
“Ya Insya Allah
nanti dikasih deh, kalau memang beneran untuk kurban”
“Alhamdulillah...,
terimakasih pa” ucap Devon sambil mencium tanganku sembari berlari kekamar.
Dari dalam kamar lamat-lamat terdengar Devon
tengah menelpon temannya untuk merencanakan pembelian kambing tersebut.
Alhamdulillah
jika Devon masih punya kepedulian untuk
sedikit berbagi kepada yang membutuhkan, walau dia harus menyisihkan uang sakunya
untuk dikumpulkan. Dari kecil sejak dari TKIT Devon diajari untuk
mempunyai kepedulian terhadap orang lain yang lebih membutuhkan. Bukan dilihat
dari berapa dan apa yang dibagikan kepada orang lain, tapi niat dan kemauan
untuk berbagi itu yang harus ditumbuh kembangkan dalam diri anak-anak.
Untuk Orang tua
semua, yuk kita bantu agar anak-anak kita bisa merasa senang dan enjoy untuk berbagi
kepada sesama, jangan pandang nilai nominalnya tapi sudah ada kemauan saja sudah
menjadi nilai plus bagi putra-putri kita. Biarkan anak-anak kita berkreasi
dengan cara mereka, yang penting sebagai orang tua memberi pengawasan dan mensuport jika memang
mengandung kemaslahatan, sambil memberikan rasa tanggung jawab kepada mereka.
Dalam hati ada
kebahagiaan melihat Devon masih mempertahankan
nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan sejak kecil oleh ustadz dan
ustadzahnya waktu di TKIT maupun SDIT dulu.
Karena membentuk seorang anak jauh lebih mudah dibandingkan yang sudah
dewasa ataupun sudah tua.
Semoga Anak-anak kita
kelak menjadi anak yang punya akhlak yang baik, taat pada Allah, agama dan taat
pada orang tuanya. Aamiin
Selamat bagi Anda orangtua yang bisa memberi teladan dan semangat untuk anak agar rela berbagi dngan orang lain. Semoga kita bs jadi panutan mereka...
ReplyDeleteKapan ya Devon berkorban mbenerin dispenser dan tape recorder di rumah yang rusak? hehe....
Berani bayar berapa mas jauh-jauh mendatangkan Devon buat betulin alat-alat itu...?
DeleteMakasih Mas Belalang, Insya Alloh nanti ananda Rumi dan Bumi juga demikian
Deletenah maslah kapan betulinnya sudah dijawab sama bunda Niken.. hihihi
Devon memang anak yang baik ya mas.... rasa sosial/kepedulian terhadap sesama yang patut diteladani oleh anak2 lainnya....
ReplyDeleteTentu semua ini tak lepas dari ayah bunda yang bijak dalam mendidik dan membesarkannya donk. Siapa dulu ayah bundanya? :)
Apa kabar mas Insan... lama sangat ga berkunjung ke rumah saya... masih ingat alamatnya kan ya? hihi
Makasih mbak Al...
DeleteTentu masih ingat dong mbak, tunggu aja bakal di acak2 lapaknya...
Tadi malam komen ga bisa2. Datang lagi mengunjungi Dev semoga sekarang bisa masuk komennya.
ReplyDeleteآَمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنْ
Do'a yang sama untuk masa depan Dev. Teruslah beranjak usia dengan nilai2 kebaikan yang ada sekarang. Dan semoga berkembang menjadi sebuah akhlakul kharimah yang istiqomah.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Mas Insan dan mama Devon berhasil menanamkan dasar2 keimanan yang baik untuk Dev. Selamat ya mas...
wah ada doa dari calomn mertuanya...
Deletesaya ikut mengaamiinkan ya mbak...
doa yang sama untuk Luthfan Astri Hilman Fanni dan Kayla..
teladan dari papanya pasti.. :D
ReplyDeletePapanya sih biasa.. tapi Agama dan Rasulnya yang luar biasa
DeleteBagus Devon... peduli sejak usia dini. Semoga bisa manjadi contoh buat saya atau yang sudah tua..
ReplyDeleteHai Devon...
ReplyDeleteKalau ke Jakarta jangan lupa bawa solder dan las yaa..
Menjenguk Devon lagi aahh...
ReplyDelete