separate
Media pencatat langkah kecilnya yang penuh kelucuan, keluguan, inovatif, kreatif dan segala tingkah usil dan kebandelannya
logo
Budhi Insan

Job Pertama

Sepulang dari kantor Devon menyambutku dengan wajah ceria dan mata yang berbinar-binar sembari menunjukkan lembaran warna biru lima puluh ribuan, dia berkata "lihat pa, Devon bisa cari uang sendiri" Dev bercerita dengan senangnya seperti tidak ingin berhenti. Ini pengalaman pertama mendapat job kerja diluar rumah.

Ceritanya begini siang itu ada salah satu tetangga beda gang yang komputernya lagi error, dia menelponku meminta referensi orang yang bisa service kompinya, kuberikan nomor telpon teman namanya Yan, dia memang jago software dan hardware. Singkat cerita setelah janjian akhirnya siang itu Yan datang untuk ngecek kompi tetangga. Karena berdasarkan analisa kerusakannya tidak terlalu parah maka Yan mereferensikan Dev untuk membantu betulin kompi.


Ponselku berdering, Yan meminta izin padaku hendak mengajak Dev ikut membantunya service kompi, ternyata selain kompi ada Lappi yang juga minta di upgrade. Untuk kompi bisa dikerjain Dev sedang untuk Lappi harus Yan sendiri yang pegang. Tadinya aku tidak yakin Dev bisa membantunya walau aku tahu Dev sering bongkar-bongkar CPU tetapi setelah Yan meyakinkanku, yah apa boleh buat, aku mengizinkan juga dengan berpesan agar tetap diawasi, mengingat ini pertama kalinya Dev mengotak-atik kompi orang.

Alhamdulillah ternyata dengan sigap Dev berhasil membuat kompi nyala kembali, bisa dibayangkan betapa lega dan gembiranya hati Dev apalagi setelah hasil kerjanya diapresiasi dengan lembaran lima puluh ribuan. Tetapi sebenarnya bukan masalah besaran uangnya yang menjadi fokus utamaku melainkan untuk melatih mental anak agar berani dan terbiasa menghadapi tekanan dan kesulitan diluar rumah. Dan ternyata Dev sudah mampu melakukan itu walau masih tetap dalam pengawasan Yan.

Terkadang anak memang harus diberi kesempatan untuk mengekpresikan dan mengeksplore kemampuannya, Terimakasih untuk temanku Yan yang telah memberi kesempatan dan kepercayaan kepada Dev mengekplore kemampuannya yang masih sangat sedikit. Semoga kejadian ini makin meningkatkan semangat dan kepercayaan diri Dev..

Salam Kreatif..



   

26 comments:

"Setelah dibaca silakan kasih komentar karena postingannya sopan maka diharap komentarnya juga yang sopan, mohon tidak menulis komentar spam dan OOT disini."

  1. selamaaaat.. traktiran secangkir kopi wae Le hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihiihihi... gak sekalian pisgornya uncle..??

      Delete
  2. Nah gitu dong... Kalau udah berani nyoba service kompi tetangga kan nanti bisa service netbook bunda ^_^
    Anggap aja belajar dibayar, jadi berapapun nilai uangnya bukan masalah. Makin banyak pengalaman, makin baik buat Dev.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap2 aja dikumpulin barang yang rusak, siapa tau tiba2 Dev datang Bunda..

      Delete
    2. Kalau Dev datang, mosok malah disuruh betulin barang rusak. Diajak jalan-jalan aja. Ke ITC Roxy sama ke Istiqlal aja.

      Delete
  3. Bravo!!!
    Dev hebat & berani ....
    kelak, anakku juga harus berani juga. Jadi kebiasaan mereka "merusak" komputer ada gunanya. xixixi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus dong, momnya smart anaknya harus lebih dari momnya

      Delete
  4. Mantap nih...... kapan-kapan ajarin Om juga ya. Ko namanya sama ya ? he,,, he,,, he,,,,

    Salam wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halah Kang Indra ini namanya ngajarin bebek berenang

      Delete
  5. asiiiikkk.. kak Dev udah berhasil bikin kompi nyalaaaa..... mau juga dunk dibantuin upgred...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihihi... siapin aja siapa tau di upgrade malah tambah rusak

      Delete
  6. alhamdulillah kang...bisa buat belikan bapaknya nasi goreng :D

    ReplyDelete
  7. Hahahahaa selamat ya le,

    Harus dikembangkan skill nya. Sementara semakin berkembangnya teknologi, tenaga teknisi macam kamu juga harus lebih banyak dong.

    Bersyukur dong, semoga keperluan pribadi bisa di handle sendiri dengan penghasilan sendiri.

    Alhamdulillah.

    Kalau bersedia Mas Jaswan juga mau kok di belikan pulza. Hihiiiihiiii...

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiiiaaaahhh...
      boleh silakan datang ke counter hape dan pulsa

      Delete
  8. Berawal dari hoby, akhirnya mendatangkan rejeki. .. :)
    Alhamdulillah ya, Om. . .

    Selamat Devon. . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berawal dari ngerusakin barang2, coba2 betulin, terbiasa dan bisa....

      Delete
  9. Dokter komputer :D :D
    Btw, selamat uncle! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah blm jadi dokter, hanya ada kemauan untuk bisa

      Delete
  10. Alhamdulillah ya mas Insan...seneng rasanya melihat anak yang kreatif dan memiliki kemapuan yang bermanfaat buat dirinya dan orang lain...Semoga kelak Devon makin sukses...Aamiin YRA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah mas Anton..
      pengorbanan barang2 yg dulu dirusakin terbayar dengan kebanggaan

      Delete
  11. uwahhhh,terharu juga ya saya baca cerita ini mas...seneng banget pastinya,bukan hanya devon tapi ibu dan ayahnya girang banget pastinya.......tetep semangat devon ^^

    ReplyDelete
logo
Copyright © 2012 Media Indara.
Blogger Template by Clairvo